Yusep Hendarsyah
Yusep Hendarsyah Full Time Blogger

Si Papi dari Duo KYH, sangat menyukai Kompasiana

Selanjutnya

Tutup

Kisah Untuk Ramadan Pilihan

Di Masjid Kubah Emas Ini Kuberjanji Menikahinya

30 April 2021   20:04 Diperbarui: 30 April 2021   20:09 1056 6 2
Lihat foto
Di Masjid Kubah Emas Ini Kuberjanji Menikahinya
Suasana di dalam Masjid Kubah Emas, Dokpri Uli Hartati

Sepanjang  hidupku, banyak sekali masjid/ surau yang pernah dikunjungi.  Dari masjid terbesar di Asia yaitu Masjid Istiqlal Jakarta , Masjid di  Lampung Al Furqon, Masjid di Sumatera Selatan Masjid Agung Palembang, Masjid  di  Sumatera Barat hingga  Masjid Agung yang ada di Medan Sumatera Utara. Semuanya sangat indah, sangat besar, sangat megah dan penuh dengan historikalnya sendiri yang membuat  kagum setiap orang yang beribadah di dalamnya.

Aku pun demikian dengan adanya kenangan di beberapa masjid tersebut, namun ada satu masjid yang menurutku menjadi lebih spesial . Salah satunya adalah Masjid Kubah Emas di Depok, Jawa Barat.  Masjid ini diberi nama Masjid Dian Al Mahri, namun lebih dikenal dengan Masjid Kubah Emas dikarenakan kubahnya yang berada di atas masjid berwarna kuning keemasan.

Masjid yang berada di Jalan Raya Meruyung Depok ini memang berbeda. Pertama kali masuk saja sudah membuat diriku tercengang karena tampilannya yang megah dan mewah. Tidak seperti masjid -- masjid lainnya yang kukunjungi, masjid ini begitu istimewa, karena di Masjid inilah tekad untuk menikahi pujaan hatiku menjadi lebih paripurna (lebih bulat). Mungkin karena terinspirasi betapa pembuatnya penuh  dengan kisah  kecintaan kepada Sangpencipta  ketika membangun  Masjid mewah ini.

Masjid yang dibuka untuk umum  pada Tanggal 31  Desember 2006 bertepatan dengan momen Idul Adha ini dibangun oleh Hj. Dian Djuriah Maimun Al Rasyid sejak Tahun 2001 dan selesai di Tahun 2006. Hingga sekarang Kawasan masjid ini  merupakan salah satu yang termegah di Kawasan Asia Tenggara.

Berada di masjid ini kita akan betah, berlama lama berada di dalamnya. Rasa syukur kepada Allah SWT. yang telah memberikan nikmat iman sehat dan islam serta diberikan kesempatan  diriku untuk mengunjunginya Kawasan yang sangat luas ini  pertama kalinya.

Memiliki sekitar lima kubah dan kubah itu teridri dari satu kubah besar dan empat kubah kecil. Masing -- masing kubah itu  dilapisi oleh emas beberapa milimeter. Semoga Tuhan Yangmahapengasih memberikan berkah dan rahmat kepada inisiator pembangunannya. Semoga mendapatkan tempat yang terbaik di sisiNya. Karena berkat  jasa Pengusaha asal Banten pemabngun masjid  inilah diriku bisa menikmati keindahan buah karya dalam membangun rumah Allah SWT. Apalagi saat itu momen terbaik diriku bersama calon pasangan masa depan.

Masjid yang dari dalam maupun luar sungguh membuat kagum para pengunjung, Dokpri
Masjid yang dari dalam maupun luar sungguh membuat kagum para pengunjung, Dokpri
Yup, Inilah momen di mana calon ibu mertuaku, om dan adiknya bertemu dengan diriku yang seorang yatim piatu. Kebersahajaan mereka dalam menerimaku telah membuka mata dan jiwaku bahwa wanita yang selama ini dekat denganku adalah calon istri terbaik dan berasal dari keluarga yang istimewa.

Alhamdulillah, di masjid inilah ucapan dari hatiku terlontar keluar  " Aku akan menepati janjiku untuk menjadi imam terbaik untuknya". Entah saat itu responnya seperti apa, yang pasti kami sangat bahagia saat itu.

Karena momen yang aku anggap sakral dalam kehidupan ada di pelataran masjid Kubah Emas ini, maka sangat wajar tempat ibadah ini adalah salah satu favoritku. Suatu saat nanti aku akan menceritakan kisah ini kepada anak -- anakku bahwa Bapaknya   bertemu ibu  mereka dan mengucap janji di tempat yang hebat ini.

Masjid / surau adalah tempat suci, tempat di mana kita berpasrah diri , memohon petunjuk , ampunan berkah dan rahmat yang didengungkan kepada Pemilik alam semesta, Tuhan Yangesa.  Di masjid/ surau lah  tempat pertemuan dari doa yang terpanjat dari milyaran orang di dunia sebagai wujud dari ketakwaannya.


Setelah sujud terakhir di masjid ini  segera kupanjatkan doa terbaik agar harapan dan cita -- citaku diberikan kelimpahan rahmat dan karuniaNya. Karena berkatNyalah semua kesempatan itu ada, karena dengan IjinNya lah kesempatan itu menjadi kenyataan . Kini wanita yang  dulu kujanjikan  dengan asa dan rasa  di sekitaran  pelataran masjid telah resmi menjadi istri, ibu bagi  kedua buah hatiku yang sangat menginspirasiku hingga kini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN