Sutiono Gunadi
Sutiono Gunadi Konsultan

Born in Semarang, travel-food-hotel writer. Movies, ICT, Environment and HIV/AIDS observer. Email : sutiono2000@yahoo.com, Trip Advisor Level 6 Contributor.

Selanjutnya

Tutup

Kisah Untuk Ramadan Pilihan

Suasana Ramadan dan Lebaran di San Jose, California

15 Mei 2021   19:00 Diperbarui: 16 Mei 2021   06:54 437 12 4
Lihat foto
Suasana Ramadan dan Lebaran di San Jose, California
Suasana Lebaran (dok: Koteka)

Hari ini, Sabtu 15 Mei 2021 atau libur Lebaran hari ketiga, komunitas traveler Kompasiana, Koteka mengajak peserta Koteka Talks 35 untuk melihat dan mendengar suasana Puasa dan berlebaran di San Jose, California, Amerika Serikat dalam acara bertajuk "Wonderful Indonesia: Rasanya Puasa dan Berlebaran di San Jose, USA". Sebagai nara sumber tunggal adalah Siska Allalah Kesinger, warga asal Ponorogo Jawa Timur yang sudah tinggal selama 16 rahun di Amerika Serikat.

Meski Siska memiliki lisensi Cosmeticologist, namun ia lebih senang bekerja sebagai pengasuh anak (nanny), dan kini lebih banyak beraktivitas sebagai Youtuber. Topik bahasannya lebih mengenai menanamkan rasa sayang pada satwa. Siska sendiri saat ini memeliihara seekor anjing tua dan dua ekor kucing. Siska yang sejak 2011 memutuskan berhijab, bersuamikan warga Amerika yang mualaf dan mendukung penampilan isterinya berhijab.

Siska dan suaminya tinggal di San Jose California, sebuah kota hi-tech yang merupakan silicon valley-nya Amerika Serikat. Kota ini sekitar satu jam perjalanan dari San Fransisco dan merupakan bagian Barat Amerika Serikat. Di kota ini banyak kantor perusahaan hi-tech.

Siska membuka perbincangan sore hari ini dengan tayangan video Youtube-nya yang memperlihatkan kesibukannya mempersiapkan makanan untuk berbuka puasa. Pemilik akun Youtube @siska-al channel ini memperlihatkan saat menyiapkan sandwich dengan daging kalkun halal. Video diakhiri dengan suasana setelah sholat ied.

Siska (dok: Koteka)
Siska (dok: Koteka)

Bicara tentang  lokasi wisata di sekitar San Jose menurut Siska tidak begitu banyak. Bagi anggota Koteka bila kebetulan mengunjungi San Jose, hanya ada hi-tech museum, mengunjungi San Fransisco dengan Golden Gate dan penjara Alcatraz atau ke Lake Tahu yang memerlukan waktu perjalanan selama 4 jam.
Bicara tentang tempat tinggalnya, rumah di San Jose mahal sekali. Orang Indonesia cukup banyak yang bekerja sebagai engineer. Komunitas muslim cukup banyak di San Jose, tetapi Siska jarang berkumpul dengan komunitas Indonesia, lebih banyak berkumpul dengan komunitas Syria atau Turki.

Waktu puasa di San Jose cukup lama, sekitar 14 jam, sehingga kurang tidur. Tarawih dilakukn di rumah saja, karena bila ke masjid harus mendaftar dulu satu bulan sebelumnya. Yang dirasakan berat saat Puasa kali ini adalah susasana sedang panas dan kurang tidur. Karena tempat saling berjauhan, jadi tidak ada saling antar makanan dengan tetangga atau teman. Dulu ada takjil saat buka puasa sekarang sudah tidak ada lagi. Semua makanan mudah didapat, hanya sebelum Covid lebih murah, setelah Covid harga naik dua kali lipat.  Daging halal kebanyakan berasal dari New Zealand atau Australia. 

Suasana Lebaran cukup seru orang-orang Indonesia berkumpul, tidak perlu memasak, makanan dibawa secara potluck, ada orang Indonesia yang menyediakan rumahnya untuk berkumpul sekitar 1.000 orang.
Biasa tiap tahun Siska pulang ke Indonesia, semoga tahun depan bisa pulang, tahun ini takut bila pulang karena masih adanya pandemi Covid.
Bila rindu makanan Indonesia, sering ada orang Indonesia yang khusus masak kuliner Indonesia. Siska sendiri gemar membuat sego tiwul.

Di San Jose juga ada komunitas arisan dan pengajian dengan ustads dari Indonesia. Dalam suasana Lebaran ada undangan dari Konjen untuk merayakan Idul Fitri. Suasana kumpul-kumpul dengan orang Indonesia lainnya adalah saat perayaan HUT Proklamasi 17 Agustus. Sejak era pandemi, orang-orang lebih cenderung membawa makanan yang mudah atau praktis, jarang yang membawa curry atau rendang.
Siska juga gemar berkebun, dengan menanam bayam dan wortel di kebun rumahnya.

Bagi anggota Koteka yang berminat mengunjungi San Jose, Siska memberikan tipsnya, sebaiknya jangan saat summer. Suhu bagus pada Maret-September, dingin tapi tidak sampai turun salju.
Hanya saja untuk masuk USA ada syarat harus sudah divaksin. Namun perjalanan antar negara bagian juga tidak mudah. Resto yang sudah buka, rata-rata lebih melayani sistem drive through.

Demikian suasana puasa pada bulan Ramadan dan berlebaran di San Jose, California, Amerika Serikat, semoga menambah pengalaman Anda.

VIDEO PILIHAN