KOMENTAR
Kisah Untuk Ramadan Pilihan

Salam Tempel Mengajarkan Anak Mengelola Keuangannya

15 Mei 2021   20:59 Diperbarui: 15 Mei 2021   21:02 1754 17


Saya yang melihat dan mendengarnya sih agak -agak gimana gitu. Memang benar kedua anak saya mendapatkan banyak salam tempel, tapi akan menjadi seri / impas/ balik modal kalau dilihat dari apa yang istri saya berikan kepada anak -anak dari kakak dan adiknya di Palembang, belum lagi saat dia memberikan salam tempel kepada  anak -- anak ponakan saya yang berjumlah lebih dari  20 orang sudah berapa dia habis. Hehehehe
Lupakan soal itu, yang jelas salam tempel ini unik dan setiap anak -- anak pasti mendambakannya. Terhitung sejak saya kecil, pengalaman saya mendapatkan uang banyak ya dari salam tempel ini. Lebaran adalah hari yang sangat dinantikan saat saya masih kecil. Puasa menjadi rajin, ngaji menjadi rutin  dan ini semata- mata janji dari orang tua, kakak, saudara akan ada salam tempel nantinya.
Dari pengalaman saya, salam tempel ini penyertaannya terbagi kepada dua tipe anak ;
1.Tipe anak yang mengumpulkan semua uang pemberian di saku celana, bajunya sendiri. Dia akan mengumpulkan, menaruh di tempat aman dan menghitungnya berulang. Bahkan kepada orang tuanya saja dia tidak akan percaya. Setiap detik, menit, jam selalu ditanyakan "Berapa uangku sekarang, ingat ya ini uangku, jangan dipakai ibu!" ;
2.Tipe anak yang masa bodo terhadap uangnya, dia menerima uang salam tempel , mengucapkan terimakasih lalu memberikannya kepada orang tuanya , bapak atau ibunya. Dia tidak menghitung, hanya tahu bahwa ia mendapatkan uang dari si A Si B si C dan lainnya, tapi tidak perduli berapa nominalnya. Biasanya tipe ini percaya sama orang tuanya.

KEMBALI KE ARTIKEL