rokhman
rokhman Freelancer

Melupakan akun lama yang bermasalah

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

"Memaafkan Lebih Mudah dari Meminta Maaf"

30 April 2023   14:28 Diperbarui: 30 April 2023   14:28 1268
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
"Memaafkan Lebih Mudah dari Meminta Maaf"
Ilustrasi. (foto: odua images dipublikasikan kompas.com)

Ada orang yang sulit memaafkan dan sulit meminta maaf. Ada orang yang mudah memaafkan dan mudah meminta maaf.

Ada orang yang sulit memaafkan tapi mudah meminta maaf. Ada orang yang mudah memaafkan dan sulit meminta maaf. Dari empat tipe itu, di manakah Anda?

Tapi ini menurut saya. Secara praktik, memaafkan lebih mudah daripada meminta maaf pada seseorang. Khususnya meminta maaf atas kesalahan yang disengaja.

Kenapa lebih mudah? Karena menurut saya memaafkan itu tergantung pada diri sendiri. Istilahnya pasif. Tinggal bilang ke diri sendiri, "maafkan dia". Seperti itu sudah selesai. Lalu, dibarengi dengan perilaku yang normal pada si "dia".

Bahkan, memaafkan bisa diniatkan ketika sebelum kejadian. "Aku maafkan semua salah orang yang sudah dan yang belum padaku". Dengan begitu, maka kita sudah memaafkan.

Namun, jika meminta maaf, maka tindakan aktif. Harus meminta maaf pada orang lain. Kalau minta maaf basa-basi sih biasa saja. Tak masalah dan memang tak ada susahnya.   

Yang sulit adalah meminta  maaf atas kesalahan sengaja dari kita. Misalnya, sengaja karena terpancing emosi kemudian marah-marah pada orang. Atau sengaja melukai orang lain.

Lebih sulit lagi meminta maaf pada orang yang secara karakter berlawanan dengan kita. Orang yang secara karakter bertolak belakang dengan kita dan kita memiliki salah padanya.

Meminta maaf pada orang yang tak sejalan dengan kita bisa melalui pesan WA minta maaf atas kesalahan yang sudah dilakukan. Tapi kalau lebih afdhol ya datangi dan meminta maaf atas kesalahan yang kita lakukan. Mendatangi orang yang secara karakter tak sejalan dengan kita. Tentu bukan perkara mudah.

Jadi secara praktik, menurutku memaafkan lebih mudah daripada meminta maaf. Tapi , memaafkan dan meminta maaf akan sama-sama sulit jika tidak ada kelegaan hati.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun