AKIHensa
AKIHensa Penulis

Kakek yang hobi menulis hanya sekedar mengisi hari-hari pensiun bersama cucu sambil melawan pikun.

Selanjutnya

Tutup

Tebar Hikmah Ramadan Pilihan

Hadapi Hidup dengan Senyuman

25 Maret 2023   16:01 Diperbarui: 25 Maret 2023   17:23 982
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Hadapi Hidup dengan Senyuman
Ilustrasi Foto by iStockphoto

Hadapi hidup dengan senyuman. Mumpung masih bulan Ramadan yang penuh dengan BerkahNya, seharusnya bisa kita manfaatkan seluas-luasnya untuk merenung. Melakukan refleksi diri

Belum tentu tahun depan kita masih bisa bertemu dengan Bulan Suci Ramadan. Dan ingat bahwa penyesalan itu selalu datang di belakang. 

Kata orang bijak hidup ini terasa indah jika kita hadapi dengan senyuman. Maka tersenyumlah agar hati kita bahagia. Dengan tersenyum itu juga berarti kita selalu yakin dengan sentuhan dariNya. 

Itulah sebabnya kita harus bersahabat dengan Allah. Dia lah yang akan menjamin kita selalu mampu untuk tersenyum menghadapi kehidupan ini. 

Tidak ada air yang paling sejuk bagi hausnya dahaga hati kecuali dzikir dan iman. Dengan dzikir dan iman maka segarlah hati kita dari dahaga yang mendera.

Dengan dzikir ibarat embun yang sejuk menetes dalam hati yang menjalin hubungan persahabatan dengan Allah. Berdzikirlah kepada Allah, karena dzikir adalah pembersih debu yang menempel di hati. 

Berdzikir adalah mengingat Allah. Juga merupakan sanjungan seorang hamba yang fana kepada Yang Maha Kekal yang Melindungi kehidupan.  

Jangan pernah berhenti berdzikir berarti tidak pernah berhenti untuk selalu ingat kepada Allah. Itu juga berarti selalu rindu kepada Allah. Selalu berharap kepada Karunia dan HidayahNya. Rahman dan RahimNya. 

Allah sudah menjamin dalam KitabNya, banyak-banyaklah mengingat Allah niscaya kamu beruntung dan hati menjadi tenang (Al Quran Surat Al Jum'ah 10). 

Bahkan Rasulullah SAW selalu mengingatkan umatnya bahwa Dunia ini isinya terlaknat termasuk orang-orang yang ada di dalamnya. 

Kecuali mereka yang berdzikir kepada Allah. Selalu rindu dan mengingatNya. Dan mereka yang berilmu serta mengamalkan ilmunya. 

Semua sudah jelas kini saatnya kita semakin mewujudkan bersahabat dengan Allah. Persahabatan antara hamba dan Khaliq Yang Maha Hidup dan Menguasai Kehidupan.  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun