Gurujiwa
Gurujiwa Konsultan

"Tak perlu jadi tercemerlang, keindahan konfigurasi rasi bintang di langit tercipta, semua bintang bersahaja bersinar, satu dan lainnya tidak merasa lebih" ---Gurujiwa--

Selanjutnya

Tutup

Video Ramadan Lebaran Pilihan

Warung Ambrol Tengah Hari Puasa, Malu Pada Tauladan Nabi-nabi Besar

3 Mei 2021   02:13 Diperbarui: 3 Mei 2021   02:46 434 14 1
Lihat foto
Warung Ambrol Tengah Hari Puasa, Malu Pada Tauladan Nabi-nabi  Besar
Ilutrasi emak emak warunh ambrol karanganyar (Tiribun news. Come/solo/istimewa)


Bila puasa sebulan di Ramadan terasa berat juga sulit
Apalagi di jaman Nabi Nabi sebelum muhammad, mereka bersulit diri, menderita demi umat ilahi.. berkaca dari peristiwa kekinian, ambrolnya warung kayu diatas selokan, di kawasan Juana, Pati. .Jateng, baru baru ijni, menunjukkan bahwa puasa masih menjadi beban sebaga sebagai ibadah yang berat. Bayangkan saja, enam pemuda, berdesakan  di warung yang tertutup, demi bisa makan di siang hari. Tapa diketahui banyak orang. Lalu dua puluh temannya menyusul, sampai lantai kayunya jebol, dan semua masuk ledokan selokan yang kotor.

Hanya menahan satu hari saja berat. Apalagi, sampai puasa selama setahun tak putus, seperti yang dilakukan. Padahal  dalam riwayat lainnya, Abu Qatadah dari Zaid bin Rabah Abu Faras, mendengar Abdullah bin Amr berkata, "Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Nuh berpuasa satu tahun penuh, kecuali hari Idul Fitri dan Idul Adha. Daud berpuasa setengah tahun. Ibrahim berpuasa tiga hari setiap bulan, berpuasa satu tahun dan berbuka.


Kisah para Nabi sebelum Nabi muhammad SAW, sungguh amat heroik dan teruji dalam hal melayani dan menjalankan perintah sang maha pencipta untuk berpuasa. Berpuasa sepanjang tahun, seperti yang dijalankan Nabi Nuh, sungguh tidak mudah dan penuh perjuangan. Tak berjeda, terus menahan lapar dan haus selama matahari terbit di terik padang pasir jazirah Timur Tengah.

Demikian juga yang dijalankan Nabi Daud, sampai berpuasa rutin, berselang satu hari puasa dan satu hari lainnya tidak berpuasa. Sehingga dalam bilangan tahun, setengah tahun, Nabi yang bisa bercakap czkap dengan burung dan semut, sangat tekun dan patuh menjalani ibadah perintah Tuhan ini. Terlebih, ketika anaknya sakit keras, Nabi Daud berpuasa selama tujuh hari tiada putus. Memohon kesembuhan bagi putranya. Lalu ketika akhirnya sang putra kesayangan meninggal, ay0ah yang berduka itu, terus melanjutkan puasa, tiada putus dalam hidupnya.


Bagaimana dengan Nabi yang lain ?


Nabi Ibrahim AS, juga terkenal dengan kegemarannya berpuasa, terutama pada saat hendak menerima wahyu dari Allah. Kumpulan wahyu itu kemudian dijadikan satu yakni suhuf Ibrahim. Puasa yang menurut agama Ibrahim dilaksanakan pula oleh Nabi Ismail AS, putra beliau. Begitu pula, puasa Nabi Ibrahim AS diikuti oleh Nabi Ishaq, putra beliau dari pernikahannya dengan Sarah.


Leluhur Bani Israil, Nabi Ya'qub AS, terkenal sebagai orang tua dan rasul yang gemar berpuasa, terutama untuk keselamatan putra-putranya. Sementara, Nabi Yusuf AS berpuasa ketika berada dalam penjara bersama para terhukum lainnya. Kebiasaan berpuasa ini juga beliau terapkan ketika menjadi seorang pembesar Mesir, yakni sebagai menteri perekonomian negeri tersebut. "Karena aku khawatir apabila aku kenyang, nanti aku akan melupakan perut fakir miskin," ujar Nabi Yusuf.


Adapun Nabi Yunus AS berpuasa dari makan dan minum saat berada dalam perut ikan besar selama beberapa hari. Kemudian, beliau berbuka puasa setelah dimuntahkan dari dalam perut ikan itu. Untuk berbuka, dikisahkan, beliau memakan buah semacam labu yang Allah tumbuhkan untuknya di tepi pantai.


Nabi Ayub AS berpuasa pada waktu hidup dalam serba kekurang Nabi Ibrahim AS, juga terkenal dengan kegemarannya berpuasa, terutama pada saat hendak menerima wahyu dari Allah. Kumpulan wahyu itu kemudian dijadikan satu yakni suhuf Ibrahim. Puasa yang menurut agama Ibrahim dilaksanakan pula oleh Nabi Ismail AS, putra beliau. Begitu pula, puasa Nabi Ibrahim AS diikuti oleh Nabi Ishaq, putra beliau dari pernikahannya dengan Sarah.


Leluhur Bani Israil, Nabi Ya'qub AS, terkenal sebagai orang tua dan rasul yang gemar berpuasa, terutama untuk keselamatan putra-putranya. Sementara, Nabi Yusuf AS berpuasa ketika berada dalam penjara bersama para terhukum lainnya. Kebiasaan berpuasa ini juga beliau terapkan ketika menjadi seorang pembesar Mesir, yakni sebagai menteri perekonomian negeri tersebut. "Karena aku khawatir apabila aku kenyang, nanti aku akan melupakan perut fakir miskin," ujar Nabi Yusuf.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN