yudha satya
yudha satya Lainnya

Adalah seorang manusia yang sedang belajar kepada sesuatu yang lebih universal, pasca pendidikan fakultatif, di universitas kehidupan alam raya.

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup

Puasa dan Hari Raya

30 Juni 2016   02:11 Diperbarui: 30 Juni 2016   02:53 28 2 0
Puasa dan Hari Raya
Ilustrasi: rumahsedekah.or.id

Saya pernah mendengar sebuah quote mengenai tingkatan puasa, ada beberapa tingkatan mulai dari puasanya anak kecil, puasanya orang beriman, dan lain sebagainya, namun kebanyakan orang (termasuk saya) hanya menjadikan puasa sebagai sebuah perintah (terutama puasa ramadhan) yang dilakukan 1 bulan sekali selama 1 tahun bukan untuk sebuah gaya hidup, puasa sebagai gaya hidup itu seperti apa ? . 

Pada dasarnya puasa adalah kegiatan menahan, sedangkan ilmu dasar puasa juga sangatlah sederhana yakni menahan lapar dan haus pada saat tergelincirnya matahari sampai dengan terbenamnya matahari, atau kalau mau diambil praktisnya adalah saat adzan subuh sampai dengan adzan magrib (tempat dimana tak'jil bertebaran), meskipun ada beberapa syari'at yang lebih lengkap seperti dilarang bersetubuh, dilarang keluar darah (operasi) yang akan membatalkan puasa secara syar'i.

Nah saya ingin mencoba untuk lebih melebarkan 'perilaku' puasa dan hari raya kedalam makna yang lebih luas, terutama berakar dari makna menahan tadi, karena memang sebenarnya dasar dari kehidupan ini hanyalah urusan puasa dan hari raya. Artinya ada saat saat dimana anda harus puasa mungkin karena keadaan atau memang diniati, atau ada momen dimana anda berhari raya untuk merayakan puasa yang anda lakukan, dalam hal apapun itu. Misalnya saja saya suka naik sepeda motor, kemana mana pasti naik sepeda motor, kemudian saya mencoba untuk berpuasa dari 'perilaku' saya dari pengguna sepeda motor dan beralih untuk berjalan kaki atau naik sepeda engkol / sepeda pancal, Dan kapan kapan ketika suatu saat anda sudah tidak kuat untuk berpuasa dengan jalan kaki, kemudian anda berhari raya dengan menggunakan sepeda motor lagi, dan percaya atau tidak ada sensasi / rasa yang berbeda ketika anda berada pada momen momen hari raya tersebut, dan ini bisa diterapkan di apapun saja tidak hanya sepeda motor, bisa makanan, berpacaran, belajar / membaca buku, puasa ngegame dan berbagai macam hal lainnya.

Yah semoga dengan sedikit meluaskan pemikiran kita mengenai puasa akan semakin menjadikan hidup sebagai sebuah cara untuk bersyukur karena memang sebenarnya banyak sekali cara untuk bersyukur kepada tuhan jika kita belajar untuk bertafakkur di dalam diri kita sendiri untuk semakin menambah rasa takjub kita kepada tuhan yang maha esa, mari kita mulai berpuasa selain puasa secara syari'at tentunya, dimulai dari diri sendiri sebelum menganjurkan kepada orang lain.