Wiriyanto Aswir
Wiriyanto Aswir pelajar/mahasiswa

berkecimpung dalam tinta

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Jejak Peradaban

3 Juli 2017   22:45 Diperbarui: 3 Juli 2017   23:05 238 0 0

peradaban ini mau kemana ya

terlihat yang ke tepi ,ke tepi jua

yang ke tengah,ketengah jua

yang ke kiri kekiri juga begitu pun kanan 

dan seluruh ujar arah mata angin dalam berbagai sudut bentuknya

 

 

ada yang di barat,agak agak ketimuran

yang ditimur ke berat baratan

yang ditengah ,mencoba berdiri 

katanya berdikari,toh sesekali

kalau sudah terjamah ke barat dan timur juga tak apa

 

 

ada menungging,ada yang terlentang

ada yang pasrah,digerayangi waktu,pengaruh

gemerlap kuasa,kemilaunya keindahan

namun ketenangan,kedamaian tidak juga ia raih

akhirnya ...terjebak.juga

 

 

peradaban ini bagaimana ya

ada yang mau ke depan

yang dibelakang ditarik.tariknya juga

ada yang.mengejar kemajuan

yang.buat mundur di jinjing.jinjing juga

ada mencoba berdiri tegak,diterpa kanan dan kiri

luluh lantak juga

 

 

ada yang bicara adab,biadab sesekali bolehlah juga

ada yang ingin.suci,mencaci caci.dibuat jua

ironis.memang

sedikit tragis

sementara waktu berpendaran juga

menyaksikan darah mengalir ngalir akibat keganasan sana sini situ 

 

ada yang coba.memaknai.nurani

hakikat.cipta.karya.dan.karsa

sesekali.di.cap dan.di.chip.

terjurumus juga

tumpas juga

hancur juga

lebur.juga

hanyut juga

 

 

dalam kiasan bingkai kias peradaban

dalam ke adab an,seringkali kebiadaban membayanginya

oh kita lupa

waktu sudah memanggil

para pemuda untuk maju gantikan para tetua

yang.sudah terlebih dahulu meninggalkan jejak peradaban

meninggalkan oretan.nasib,takdir,nilai,misi suci

dan tak.lupa tidak sedikit.meninggalkan tauladan kebiadaban juga