Nurhasanah Munir
Nurhasanah Munir Staf Peneliti

I'm a dreamer & wisdom seeker // writing for enjoying life to the full // find me on Twitter @Unamunir & FB: Una Munir

Selanjutnya

Tutup

Jakarta Artikel Utama

Mengenal Pasar Tasik di Tanah Abang

1 Juni 2017   21:15 Diperbarui: 2 Juni 2017   08:37 17683 10 6
Mengenal Pasar Tasik di Tanah Abang
Dokumentasi pribadi

Kemarin salah satu kakak perempuan saya mengajak untuk ikut dengannya ke Pasar Tasik yang berlokasi tepat di belakang Blok G Pasar Tanah Abang. Jujur saja, tawaran ini bukan kali pertama saya dapatkan. Karena beberapa alasan, beberapa tahun terakhir saya sangat malas bertandang ke Pasar Tanah Abang jika bukan karena terpaksa.

Akhirnya saya iyakan ajakannya, dan memang saya akui juga bahwa rasa penasaran ini berhasil mengalahkan kemalasan dengan tujuan menyaksikan penampakan Pasar Tasik yang populer di kalangan warga Jakarta dan sekitarnya. Walhasil, selesai shalat Subuh tadi pagi kami berangkat dengan menumpang angkutan umum yang biasa disebut dengan Mikrolet, mobil berwarna biru muda yang melintasi pasar Tanah Abang – Kebayoran Lama.

Jarak rumah ke Tanah Abang terbilang dekat dan strategis, hanya membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit jika lalu lintas benar-benar lancar, beda halnya jika hari sudah mulai terik, atau matahari sudah berada pada posisi yang tinggi, sekitar pukul 8 sampai 3 sore, penampakan Pasar Tanah Abang sangat dahsyat luar biasa, hampir tak bisa dibedakan mana pedagang dan mana pembeli, tentu jika kita tidak melihatnya dari jarak setengah meter.

Dokumentasi pribadi
Dokumentasi pribadi
Yang istimewa dari Pasar Tasik adalah keberadaannya yang hanya muncul pada setiap hari Senin dan Kamis. Para pedagang berasal dari Kota Tasikmalaya, Garut, serta Bandung yang memang terkenal dengan usaha bidang fashion. Pasar ini sudah lebih dari 5 tahun mewarnai suasana kawasan Tanah Abang. Mengapa diberi nama Pasar Tasik? Ya, warga Jakarta yang belanja di pasar ini memang menyebutnya begitu, mungkin karena kebanyakan pedagang dan produk fashion yang dibeli berasal dari Tasikmalaya. Ditambah dengan kualitas bagus dan harga yang relatif murah.
Dokumentasi pribadi
Dokumentasi pribadi
Ya, para pedagang biasanya telah sampai di lokasi pada pukul 2 dini hari, dan calon pembeli bisa datang sejak pukul 5 pagi hingga pukul 12 siang. Area yang dipakai adalah lahan parkir untuk kendaraan berat seperti truk yang memang diperuntukkan mengangkut barang-barang dagangan para pedagang di Pasar Tanah Abang. Lokasi yang teramat luas untuk memarkir ratusan truk ukuran besar sehingga bisa dimanfaatkan secara maksimal. Para pedagang meletakkan barang dagangan mereka di bagasi-bagasi mobil, sangat efektif dan efisien untuk ukuran berdagang musiman.
Dokumentasi pribadi
Dokumentasi pribadi
Bagi pembaca yang sudah tahu Pasar Tanah Abang khususnya Blok G, bolehlah menyempatkan diri berkeliling di Pasar Tasik ini. Yang menarik perhatian saya adalah harga-harga yang ditawarkan mulai dari pakaian seperti tunik, bawahan seperti celana, rok atau kulot untuk perempuan, busana muslim, aneka kerudung, perlengkapan sholat, dan lain-lain.

Semua produk tersebut dihargai dengan harga miring alias lebih murah dari harga toko! Itulah sebabnya banyak warga Jakarta dan sekitarnya seperti Bekasi, Tangerang dan Depok rela berangkat pagi buta dari rumahnya untuk sekedar “cuci mata” dan belanja (kebanyakan untuk dijual kembali) di Pasar Tasik ini.

Variasi metode yang ditawarkan yaitu pakaian atau lainnya bisa dibeli dengan cara eceran atau satu buah, satu stel lengkap, hingga kodian. Biasanya untuk pembeli kebutuhan sendiri membelinya satuan dan untuk mereka yang ingin menjualnya kembali membeli dengan jumlah kodian. Tak heran jika pasar ini selalu ramai dikunjungi.

Dokumentasi pribadi
Dokumentasi pribadi
Geliat perekonomian Indonesia juga terlihat dari satu pasar ini, artinya transaksi jual-beli menunjukkan jika salah satu industri kreatif dalam keadaan yang baik dan stabil, belum lagi saat hari-hari menjelang hari Raya Idul Fitri nanti. Kakak saya bilang, dipastikan kita bisa masuk pasar tapi yaris tidak bisa keluar karena keadaan pasar yang sangat padat.

Nah, untuk pembaca yang sedang mencari perlengkapan sehari-hari atau untuk dipakai di hari Raya, silakan datang dengan mengajak orang-orang tersayang ke Pasar Tasik. Kualitas bagus yang harganya asyik!