Tutut Setyorinie
Tutut Setyorinie Mahasiswa

A muslimah. Author. Novel Reader. Painter. Stargazer. And a public accountant in the future. Aamiin! | 🥀 @tututsety | ✉️ tututsetyorinie@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Wisata Pilihan

Wisata Aman, Cepat, dan Murah Menggunakan Commuter Line

1 Juli 2017   11:24 Diperbarui: 3 Maret 2018   13:49 6718 11 8
Wisata Aman, Cepat, dan Murah Menggunakan Commuter Line
Commuter Line

Siapa yang tidak mengenal ular besi yang dapat bergerak cepat? Commuter Line atau yang dikenal dengan sebutan KRL bukan lagi hal yang asing di masyarakat Jabodetabek. Dengan segala kelebihannya seperti aman, murah, dan cepat, membuat masyarakat kita lebih memilih berpergian menggunakan KRL dibanding bus, mobil, ataupun sepeda motor.

Di masa libur panjang seperti ini, Commuter Line tampaknya bisa bernapas sedikit lega. Karena aktivitas padat yang terjadi di masa-masa pulang atau berangkat kerja tidak terjadi selama beberapa saat ini. Walaupun begitu, bukan berarti Commuter Line menjadi sepi peminat. Kini, banyak masyarakat yang memanfaatkan kehadiran Commuter Line untuk berkunjung ke berbagai tempat wisata.

Lantas, apa saja tempat wisata yang bisa dijangkau dengan Commuter Line?

1. Monumen Nasional

Monas di malam hari
Monas di malam hari

Jangan bilang kalau kamu belum pernah mengunjungi ikon paling tersohor di ibukota ini. Monumen Nasional atau yang biasa disebut Monas menjulang setinggi 132 meter di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.

Kamu bisa kunjungi Monumen ini dengan memesan tiket perjalanan KRL untuk tujuan Stasiun Juanda. Setelah tiba di stasiun ini, kamu sudah dapat melihat tiang putih kokoh dan lidah api Monas yang hendak menjilat langit.

Kamu bisa meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki (dengan jarak yang cukup untuk menguras keringat) atau menaiki bajay dengan biaya Rp 20.000 untuk sekali perjalanan. Sesampainya di Monas, jangan lupa untuk abadikan momenmu. Masih tersedia lho, jasa yang menawarkan foto langsung jadi. Dengan biaya 15.000 rupiah per foto, kamu bisa langsung bawa pulang moment sakralmu di monument ini.

2. Kota Tua

wisata kota tua
wisata kota tua

Objek wisata yang terletak di antara Jakarta Utara dan Jakarta Barat ini terkenal dengan surganya para turis. Ya, kamu dapat dengan mudah menemui turis asing berkulit putih atau hitam di sini. Saya jadi teringat tugas sewaktu SMK ketika diminta untuk mewawancarai sekitar 20 puluh orang bule. Kalau diingat, saya sangat bersyukur bule itu mengerti bahasa inggris saya yang belepotan iniiiiii, hiks.

Untuk dapat sampai di sini, pesan tiket perjalanan KRLmu dengan tujuan Stasiun Jakarta Kota. Stasiun ini merupakan akhir rangkaian dari kereta tujuan Bekasi maupun Bogor.  Stasiun Jakarta Kota memiliki arsiteksur yang sangat khas yaitu bergaya kuno dari peninggalan Belanda. Kemudian, kamu dapat melanjutkan perjalanan menuju objek wisata Kota Tua dengan berjalan kaki.

Selain dapat melihat bangunan-bangunan tua di jantung Ibukota, kamu juga dapat mengunjungi beberapa museum yang berdiri dekat sini, antara lain Museum Fatahillah, Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, dan lain-lain. Jika bosan melihat benda bersejarah, mungkin kamu harus mencicipi kuliner khas betawi yang mulai pudar di masa kini, seperti kerak telor, es selendang mayang, dan soto betawi.

3. Kebun Raya Bogor

istana Kepresidenan di KRB
istana Kepresidenan di KRB

Sudah puas berkeliling ke daerah Jakarta? Kini saatnya kamu melancong ke stasiun paling ujung yang tak pernah sepi oleh pengunjung alias Stasiun Bogor. Bila kamu pengguna aktif KRL tentunya sudah tahu bagaimana padatnya kereta Bogor di jam berangkat maupun pulang kerja. 

Kebun Raya Bogor atau yang biasa disingkat dengan KRB bisa kamu jangkau dengan membeli tiket perjalanan KRL untuk tujuan Stasiun Bogor. Sesampainya di stasiun Bogor kamu akan disapa dengan pemandangan gunung yang akan terlihat jelas di pagi hari. Jika kamu ingin melihat-lihat sekitaran kota hujan ini sebaiknya kamu melanjutkan perjalanan ke KRB dengan berjalan kaki. Dengan mengobrol santai, alhasil jarak sekitar 1 kilometer ini tidak terasa akan dilewati.

Namun jika tidak mau panas-panasan berjalan, kamu bisa menaiki angkot 02 yang banyak ngetem di depan stasiun Bogor. Tips untuk kamu yang memilih naik angkot, jangan mau dibohongi soal ongkos. Cukup bayar maksimal 4000 rupiah, atau lebih rendah dari itu. Dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 15.000 kamu dapat menjelajah Kebun Raya Bogor sambil mempelajari berbagai macam jenis tumbuhan. Jangan lupa juga kunjungi Istana Kepresidenan, siapa tahu bisa melihat bapak presiden yang sedang membagikan sepeda heeee…

4. Universitas Indonesia

danau Kenangan di depan perpusat UI
danau Kenangan di depan perpusat UI

Lho ini mau ngewisata atau mau ngampus? Ups, jangan salah sangka dulu. Kampus UI menawarkan objek wisata yang nyaman dan rindang, terutama bagi kamu yang tidak suka keramaian. Hal ini bisa kamu temui dengan mengunjungi danau Kenanga yang terletak tepat di depan Perpusat UI, Gedung Rekrorat Balairung, dan Masjid UI.

Dengan memesan tiket perjalanan KRL untuk tujuan Stasiun Universitas Indonesia, kamu dapat langsung menikmati pemandang asri, hijau, nan teduh. Kamu dapat mengistirahatkan tubuh sambil membaca buku kesukaan di bawah rerumputan yang berhadapan langsung dengan danau seluas samudra. Jika sudah bosan, kamu dapat mengunjungi perpus yang tersohor dengan jargon the crystal of knowledge. Dengan biaya Rp 5.000, kamu dapat menjelajah tempat seluas 2,5 hektar yang memiliki 3 – 5 juta koleksi buku.

kuburan Bikun UI
kuburan Bikun UI

Kemudian, kamu juga dapat mengunjungi jembatan merah alias jembatan teksas, taman melingkar, dan berbagai restorannya. Dan khusus kamu yang suka dengan cerita horror, kunjungilah kuburan Bikun (bis kuning). Konon di tempat itu bersemayam arwah-arwah  yang ditinggalkan yaitu rongsokan bis kuning yang terbengkalai dan karatan. Hiiiiii….

Sedikit tips untuk yang ingin berwisata dengan Commuter Line; pesan tiket harian berjamin (THB) dengan tujuan pulang pergi alias PP, dengan begitu kamu tidak perlu repot mengantri lagi ketika pulang nanti.

Ingat, jangan duduk di bangku prioritas, karena tempat itu diperuntukan untuk ibu hamil, penyandang disabilitas, dan lansia. Jangan juga ketiduran atau makan-minum selama di kereta. Jaga barang bawaan kamu, jangan sampai tujuan berliburmu berantakan karena ada barangmu yang tertinggal. [TS]

Selamat lebaran. Selamat liburan. Dan jangan lupa jalan pulang.


Awal musim panas (di bagian negara lain),  1 Juli 2017.