Tajullail Dasuqi M
Tajullail Dasuqi M pelajar

Tajullail anak kelima dari tujuh bersaudara dari pasangan Dasuqi Muhammad dengan Siti Khusna, ia dilahirkan di Sampang pada 07 Maret 1992. Ia adalah alumnus PP. Raudlatul ‘Ulum Arrahmaniyah (RUA) Pramian Sreseh Sampang. Karyanya banyak diterbitkan dalam antologi puisi, antara lain: Embun Nikmat (Aquarium & Delusi 1000 Penyair Terpilih Nusantara), Ibu dan Hari Pernikahanku (Kumpulan Puisi dan Quote Kehidupan), Bulan Juni di Pagi Hari (Parade Puisi), Sajak Bulan Januarai (Revolusi Pena Khatulistiwa), Senjaku Bernyanyi (Kumpulan Puisi Ibu) dll. Saat ini masih aktif dalam dunia penulisan. Sedang menyusun naskah sehimpun puisi.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Kubur

8 Juli 2016   06:28 Diperbarui: 3 Oktober 2016   19:36 31 0 0

andai kita mendengar suara bumi
andai kita mengerti bahasa bumi

kita akan berhenti tersenyum
kita akan berhenti tertawa

dipunggungnya kita berjalan
diperutnya kita berhenti

dengan jari bertintakan ludah kita akan menulis semuanya
diatas jubah tak berkerah dan tak berlengan
baik dan buruk  tumpah tak tersisa

bukan kami tak tahu atau tak hafal jawaban itu
hanya kami takut semuanya hilang terbakar suara yang menyeramkan 

Ya...Allah.....
biarkan kami tetap ingat dan hafal
lalu menjawabnya dengan fasih juga lantang
agar malaikat-malaikat-Mu yang lain ikut menyaksikan kenapa Ibnu Adam diciptakan


(2015)