Tajullail Dasuqi M
Tajullail Dasuqi M pelajar

Tajullail anak kelima dari tujuh bersaudara dari pasangan Dasuqi Muhammad dengan Siti Khusna, ia dilahirkan di Sampang pada 07 Maret 1992. Ia adalah alumnus PP. Raudlatul ‘Ulum Arrahmaniyah (RUA) Pramian Sreseh Sampang. Karyanya banyak diterbitkan dalam antologi puisi, antara lain: Embun Nikmat (Aquarium & Delusi 1000 Penyair Terpilih Nusantara), Ibu dan Hari Pernikahanku (Kumpulan Puisi dan Quote Kehidupan), Bulan Juni di Pagi Hari (Parade Puisi), Sajak Bulan Januarai (Revolusi Pena Khatulistiwa), Senjaku Bernyanyi (Kumpulan Puisi Ibu) dll. Saat ini masih aktif dalam dunia penulisan. Sedang menyusun naskah sehimpun puisi.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Jahannam

30 Juni 2016   20:35 Diperbarui: 3 Oktober 2016   19:41 9 2 1

Ya,,,Rasulallah

Betapa menakutkan
Betapa mengerikan
Betapa menyeramkan
Jahannam yang kau kabarkan

Ya,,,Rasulallah
Sahabat setia pengikutmu
berhayal bisa terbang kasana kemari
menikmati buah-buah
meneguk air-air sungai
menghinggapi ranting-ranting pohon
lalu hilang bersatu dalam akar
agar tak mendengar Jahannam yang kau ceritakan

Ya,,,Rasulallah
Sahabat pewaris ilmumu
berhayal bisa menari tertiup angin
dibasahi embun-embun pagi
lalu hancur dimakan kuda-kuda perang
agar tak mendengar Jahannam yang kau jelaskan

Ya,,,Rasulallah
Sahabat pengganti kerajaanmu
berhayal daging-dagingnya halal dimakan
tubuh-tubuhnya dipisahkan
tulang-tulangnya dihancurkan
lalu mengalir menjadi darah
agar tak mendengar tentang Jahannam yang kau gambarkan

Ya,,,Rasulallah
Sementara kami, Ummatmu
terus berhayal mendapat syafa’at, pertolongan, perlindungan
lalu bebas-
dari Jahannam yang kau kabarkan
dari Jahannam yang kau ceritakan
dari Jahannam yang kau jelaskan
dan Dari Jahannam yang kau gambarkan

Ya,,, Rasulallah berilah kami syafa’at mu.


(2016)