Gayahidup

Say It on Public!

2 Juli 2017   13:49 Diperbarui: 2 Juli 2017   14:08 122 0 0

Kali ini saya mau sedikit berbagi dari apa yang saya dapatkan setelah belajar di kelas Ibu Rika Damayanti, seorang dosen FISIP Universitas Sriwijaya yang sejatinya adalah seorang announcer+broadcaster+presenter+ibu dan istri yang baik hihi. The theme is Public Speaking! Penasaran? Oke, let’s check this out!

Public speaking itu adalah tentang bagaimana kita bisa berbicara di depan orang lain. Bukankah berbicara atau berkomunikasi memang telah menjadi kebiasaan yang wajib bagi kita sebagai manusia. But, kenapa kita gugup saat keadaan menuntut kita untuk berbicara di depan umum? Jawabannya sederhana saja, karena kita berhadapan dengan pekerjaan yang baru. Adalah hal yang sangat wajar dan alami kalo kita gugup saat kali pertama berbicara di depan umum.

Yap. Ini adalah beberapa tips yang bisa kita lakukan dalam segala hal yang berhubungan dengan public speaking.

Pertama. Percaya diri! Self confidence adalah suatu yang wajib ada saat kita jadi pembicara, misalnya. Why? Karena inilah kuncinya guys! Yakinkan diri kamu bahwa kamu bisa berbicara dengan lancar di depan audience. Yah, buat yang pertama kali berbicara di depan umum, mungkin akan gugup atau yang parahnya bisa aja kena demam panggung. Nah, ini bahaya besar loh! Untuk itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar gugup berkurang dan adanya percaya diri saat kita berbicara di depan umum:
1. Kalo kamu diundang sebagai pembicara dalam suatu event, maka datanglah kurang lebih sejam lebih awal sebelum acara dimulai. Atau nggak, paling ngaret deh, setengah jam sebelum acara kita udah ada di ‘TKP’. Hal ini bakaan ngurangin ketegangan dan kita bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi. Nah, selama menunggu acara di mulai, sebaiknya manfaatkan waktu untuk mengenali situasi atau sesekali latihan vokal.
2. Kalau merasa gugup atau ada tanda-tanda bakalan demam panggung, cobalah buat keluar sejenak keluar dari ruangan dan pergi ke tempat yang tenang. Etttss, jangan jauh-jauh perginya ya hehe
3. Tarik napas panjang, lalu hembuskan perlahan lahan. Tarik napas satu kali…dua kali…tigal kali…berkali-kali sampai kita merasa lebih tenang dan lebih baik. Inget aja! Gugup itu hanya sementara guys, and the show must go on! One more, kalo kita gugup di menit-menit pertama itu sih nggak pa-pa, tapi jangan gugup dari menit awal sampe menit akhir ya! hehe

Kedua. Kuasai materi! Ini hal yang paling penting nih! Kepercayaan diri kalian bakalan meningkat, kalo kalian sudah menguasai materi. Materi disini nggak sebates apa yang mau kalian sampein ke audience ya, tapi juga termasuk kondisi dan situasi di tempat acara. Sebaiknya kalian konfirmasi kepanitia tentang ketepatan jadwal, rundown acara(kalo kalian jadi pembawa acara atau buat tahu kalian tampil setelah acara apa), siapa yang jadi audience dan informasi-informasi detail lainnya. Pokoknya, buat materi harus well prepare dari jauh-jauh hari ya!

Ketiga. Performance! Ini penting banget oh buat keberhasilan kalian sebagai pembicara. Perfomence yang baik dan tepat, bakalan ngebuat kalian percaya diri ketika berbicara. Gunakan pakaian yang tepat dengan tema dan jangan berlebihan! Badan harus tegap, tapi rileks. Bawa santai aja guys, but jangan sampe ngeremehin ya! Smiling voice harus diperhatikan kawan! Suara akan lebih hidup dan memiliki “roh” saat kalian berbicara sambil tersenyum.

Next. Intonasi, jeda, penekanan dan artikulasi adalah hal yang wajib kita kuasai. Nah ini, bakalan nentuin ketertarikan audience dengan materi yang kalian sampaikan. Perbendaharaan kata yang kalian miliki juga harus diperhatikan loh, karena ini juga bisa membuat variasi dan kemenarikan dari sesuatu yang akan kalian sampaikan sehingga tidak monoton. Selain itu, eyecontact dengan audience juga perlu diperhitungkan guys! Ada beberapa temen yang bilang kalo gugup, jangan lihat mata penonton! But, ayo kita sama-sama lihat dari sisi yang berbeda. Kalo kita ada eyecontact dengan audience, maka kita bakalan tahu apa respon mereka. But, ini kembali ke kepercayaan diri kalian.

Yah microfone adalah teman!

Mengenali jenis microfone. Nah ini juga termasuk hal yang perlu nih guys. Why? Karena mic dengan kualitas tidak bagus, bakalan mempengaruhi penampilan kalian. Idealnya, secara teori mic harus terletak kurang lebih 25 cm dari mulut kita, atau sekitar sekilan tangan. But, ini juga tergantung dengan jenis microfone yang digunakan loh. Diperhatikan juga, apakah microfone yang kalian gunakan termasuk mic satu arah atau malah multi. Kalo microfone tersebut satu arah, maka mulut harus berada di depan mic. But, kalo multi kalian harus hati-hati karena semua suara bisa aja masuk ke dalam mic dan itu akan mengganggu penampilan kalian atau bahkan acaranya. One more, kalo mau nge-check microfone, nggak usah ditiup-tiup, bilang “Check…check” berkali-kali, atau ngitung “satu-dua-tiga-seratuss” hehe. Cukup diketuk secara halus dua atau tiga kali atau check microfone dengan kata-kata, seolah-olah kita tidak sedang nge-check mic. Misalnya, “Bapak, Ibu yang berbahagia, silahkan tempat kalian sudah disediakan disebelah kanan panggung.” Nah, orang-orang nggak tau kalo kita lagi ge-check mic. Segera lapor teknisi atau panitia kalau merasa ada sesuatu yang kurang pas dengan microfone yang akan nemenin kalian selama acara.

Q-Card. Ini adalah bahasa kerennya “kopelan” hehe. Nah buat speaker pemula, q-card akan sangat membantu. But inget, cukup sediain q-card dengan ukuran kecil untuk mencatat point-point materi yang akan kalian bicarakan. Inget, jangan pernah membawa q-card segede kertas hvs! Dan buatlah q-card yang cukup tebal agar kalo tangan lo gemeteran, nggak bakalan keliatan hehe. Oh iya, sebaiknya buat q-card yang cantik but berbahan murah. Misalnya q-card yang terbuat dari bekas kertas undangan yang tebal. Ini bakalan ngebuat q-card kalian cantik, tapi nggak memerlukan biaya yang mahal. Kreatif!

Latihan dan doa! Dua hal ini yang mesti wajib kalian lakukan akan dapat berbicara dengan baik. Agar bisa jadi speaker, harus sering praktek alias latihan dimanapun di setiap kesempatan. And the last one, doa adalah segalanya setelah kita melakukan yang terbaik. InsyaAllah kalo kita udah berusaha semaksimal mungkin dan udah berdoa sekenceng-kencengnya, Allah bakal memberikan hasil yang terbaik. Aamin Yarobbal Alamin.

Nah guys, itu tadi beberapa tips tentang public speaking yang gue dapet dan bisa gue bagi ke kalian semua. The last one ya, kalo lo mau jadi speaker yang handal, kuncinya adalah “potong urat malu!” Etttsss tapi dalam artian yang positif ya. hehe. Oke, selamat mempraktekkan ya! semoga bermanfaat buat kita semua dan terima kasih untuk Ibu Rika Damayanti yang telah membagi ilmunya. See you on the next post guys!