Prastiwo Anggoro
Prastiwo Anggoro Karyawan swasta

SARJANA TEKNIK SIPIL

Selanjutnya

Tutup

Ceritaramlan

Tetaplah Tersenyum Indonesiaku

22 Juni 2018   20:11 Diperbarui: 22 Juni 2018   20:25 1203 1 0
Tetaplah Tersenyum Indonesiaku
www.idntimes.com

Tersenyum adalah ibadah yang paling mudah, mencerminkan ketulusan hati, membuat energi positif mengalir antara kita dan lingkungan sekitarnya. senyum bisa meredakan emosi, otot2 di wajah bekerja lebih sedikit saat kita tersenyum di bandingkan dengan saat kita cemberut. senyum juga bisa menurunkan tekanan darah dan sistem kekebalan tubuh. 

Selain itu Senyum bisa melepaskan endorfin, penghilang rasa sakit dan serotonin. Studi telah menunjukkan senyum bisa melepaskan endorfin, senyawa yang bisa mengurangi rasa sakit secara alami dan serotonin. Ketiganya bisa membuat orang merasa lebih baik dan menjadi obat yang alami.hal sangat mengejutkan ternyata dengan melakukan sesuatu yang begitu mudah dapat mempengaruhi kesehatan kita.

seseorang akan tampak lebih muda saat dia tersenyum. Otot-otot yang digunakan untuk tersenyum bisa membantu mengangkat wajah sehingga membuat orang tampak lebih muda. Karenanya cobalah lebih sering tersenyum yang membuat merasa lebih muda dan lebih baik.  tersenyum juga bisa meningkatkan percaya diri, serta orang lebih positif dan mengurangi pikiran negatif. Dengan mengurangi depresi, stres dan khawatir maka kesehatan seseorang juga akan meningkat dan menghindarinya dari berbagai risiko penyakit.

saat ini, menjelang tahun politik, aura negatif2 yang mengancam keragaman indonesia, kemajemukan indonesia dan kebhinekaan indonesia makin mengemuka. di perlukan senyuman dari semua pihak, senyuman yang tulus, senyuman yang merangkai indonesia.

bagi saya pemeluk agama islam, hal2 diatas juga mengikuti apa yang disabdakan Rasulullah SAW  dalam hadits yang diriwayatkan  At-Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan Al-Baihaqi.

"Tabassumuka Fii Wajhi Akhiika Shodaqoh."

Artinya, "Tersenyum ketika bertemu dengan saudara kalian adalah termasuk ibadah."

Senyum Rasulullah SAW juga selalu teraplikasi dalam pergaulannya. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan At-Tirmidzi, Al-Husein Radliyallahu'anhu, cucu Rasulullah SAW menuturkan keluhuran budi pekerti beliau. Ia berkata, "Aku bertanya kepada Ayahku tentang adab dan etika Rasulullah Shallahu 'alaihi wa Sallam terhadap orang-orang yang bergaul dengan beliau.

Ayahku menuturkan, 'Beliau Shallahu 'alaihi wa Sallam senantiasa tersenyum, berbudi pekerti lagi rendah hati, beliau bukanlah seorang yang kasar, tidak suka berteriak-teriak, bukan tukang cela, tidak suka mencela makanan yang tidak disukainya. Siapa saja mengharapkan pasti tidak akan kecewa dan siapa saja yang memenuhi undangannya pasti akan senantiasa puas....." (Riwayat At-Tirmidzi)

oleh karena itu masih dalam suasana idul fitri, suasana penuh ceria dan saling maaf memaafkan marilah kita semua merangkai senyum indonesia untuk indonesia yang lebih baik..

karena kalian adalah saudara2 ku sebangsa dan setanah air..