MJK Riau
MJK Riau pegawai negeri

Lahir di Jogja, Merantau di Riau

Selanjutnya

Tutup

Dongeng

Belajar dari Semut

3 Juli 2016   14:39 Diperbarui: 3 Juli 2016   14:47 60 7 6

Barno kelelahan. Usaha sudah maksimal dilakukan Nanti. Teman yang orang hebat sudah dihubungi, namun belum juga ada tanda tanda usaha itu akan berhasil. Kelompok yang dapat bersama secara emosi juga sudah sering dikunjunginya. Namun memang bukan untuk maksud dan tujuan keberhasilan yang hendak dicapai. Diharapkan ada semacam tempat berteduh dari kecapaian usaha usaha duniawi. Rasanya kesabaran dan ketekunan Barno sudah sampai batas bawah. Itulah yang akhirnya yang membuat Barno berbaring kelelahan, sambil berserah diri. Sampai Barno melihat semut itu.

"Sungguh aku harus belajar dari semut", desis Barno.

Apa yang dilihat Barno? Ada apa dengan semut ?

Dalam kelelahannya setelah semua semangat dikerahkan dan semua kesabaran diteguhkan, namun  usaha Barno tidak juga berhasil, membuat Barno bagai terpuruk. Setengah tidur setengah bangun, Barno melihat ada semut yang membawa makanan yang lebih besar dari tubuhnya sendiri. Semut itu bergerak di pinggiran dinding, lalu naik ke dinding. Tiba-tiba semut itu jatuh. Namun semut itu kemudian mencoba lagi membawa makanannya itu merambat naik ke dinding, dan jatuh lagi. Hal itu terjadi sampai berkali kali. Namun semut itu seperti tidak mengenal lelah dan tetap berusaha. Akhirnya semut itu berhasil membawa makanan itu naik ke dinding. Barno pun ikut lega melihat hal itu.

Barno pun bangkit. Barno berniat belajar dari semut. Barno lalu ingat syair sebuah lagu. Insya Allah Insya Allah ada jalan