Media

'Nggak Bisa Move on' Dari Nulis

2 Juli 2017   20:52 Diperbarui: 2 Juli 2017   21:51 468 0 0

Cintailah kebahagian gratis dari kegiatan menulis

- Lajma Khanie

 

Memang! Tidak semua orang suka menulis. Tidak semua orang mau menulis. Tidak semua orang bisa menulis. Memang! Satu dari jutaan orang yang tadinya ingin menjadi penulis besar,satu per satu tumbang. Bukan karena tekadnya kurang kuat...bukan karena dia tidak menginginkan lagi menulis...tapi..mungkin tanggungjawab yang membuatnya jauh dari dunia yg tadinya dia impikan.Menulis.

Tidak sedikit dari orang -orang yang tadinya sangat semangat buat menulis..seiring dengan berlalunya waktu...harapan untuj jadi penulis pun pupus. Di sisi lain, ada orang yg katanya 'nggak sengaja' terjun ke dunia menulis. Bahkan...banyak artis yang kini juga jadi penulis. Dan banyak penulis yang kini jadi artis.

Kata orang, sesuatu yang kita sangat sangat sukai..yang natural...yang kita pengen banget ngelakuinnya bahkan tanpa dibayar pun kita mau, maka sesuatu itu disebut passion! YA, PASSION! Jaman sekarang, banyak orang-orang yang berani mengakui passionnya. YANG KELUAR DARI ZONA NYAMAN  dan menceburkan diri ke lembah passion! Sebagian bercerita bahwa mereka merdeka dengan passion,ada lagi yang terpental, jauh dari hingar bingar kata passion yang semula di agungkan.

Lantas, apa hubungannya Kata Move on, Menulis, dan Passion!

Memang! Rata-rata para kompasianer adalah orang-orang yang menaruh hati pada dunia kepenulisan. Kalau nggak, apa kita merangkai kata,duduk manis di depan laptop atau layar smartphone hanya untuk.mengetik tulisan yang belum tentu di baca orang. Kita juga kudu pasang paket data buat internetan..ada juga yang kudu cari wifi gratis. Sebagian menilai kita autis..menulis..sibuk sendiri..atau mungkin..saat kita terpingkal dengan tulisan yang kita buat..orang lain mengira kita ndak waras...atau saat kita larut dalam alur cerita yang kita buat..yang membuat kita kasmaran dengan jalan cerita...orang mungkin akan mengira kita lagi chatting an dengan pujaan hati.

Dan...saat kita jauh dari dunia menulis...atau mungkin menjauh...kita melakukan pekerjaan yanh tidak sesuai dengan passion kita menulis...Tetap..pada akhirnya...kita gagal move on. Bahkan hingga 2-3 purnama tidak menulis..saat ide-ide segar datang...jari-jari kita lancar mengetik. Dibaca atau tidak..dihargai atau tidak. Dibayar atau tidak..kita akan tetap menulis.

Hari ini...banyak orang yang mungkin mengambil pintu "exit" dari kegiatan menulis. Mungkin...hari ini ada yang baru membuka pintu "open" dari dunia menulis. Tapi...ternyata..dunia menulis tidaklah sesederhana itu. Dunia menulis ibarat pintu kemana saja doraemon. Ya...karena kita bisa masuk dan keluar dari mana saja. Dari bidang apapun...mau mulai darimana pun. Mau penulis baru atau lama. Mau optimis atau pesimis...pintu dunia kepenulisan bisa kau buka dimana saja. Dan berkat pintu itulah...kita jadi bertemu banyak hal..yang bisa kita bagi melalui tulisan.

Kata orang, kita kudu move on. Tapi sayangnya, kali ini aku gagal move on. KARENA AKU..TIDAK AKAN MENYIA-YIAKAN KEBAHAGIAAN GRATIS SAAT AKU MENULIS. :)

 

 

Fabiayyi alaa irobbikuma Tukassiban.

'Maka nikmat TuhanMu mana lagi yang kau dustakan?"

(QS.Ar Rahman)