Kompasiana News
Kompasiana News

Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana. Kompasiana News digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil kurasi, rilis resmi, serta laporan warga melalui fitur K-Report (flash news).

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Inilah Beberapa Tips agar Tetap Sehat di Bulan Ramadan

14 Juni 2017   07:52 Diperbarui: 14 Juni 2017   07:54 291 0 0
Inilah Beberapa Tips agar Tetap Sehat di Bulan Ramadan
THR Kompasiana (thr.kompasiana.com)

Menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan tentu membuat kita lebih memperhatikan kesehatan karena jadwal makan dan istirahat yang sedikit berubah, terutama yang mengidap penyakit tertentu yang menharuskannya minum obat dalam kurun waktu tertentu. Beberapa tips dari para pakar kesehatan berikut ini bisa jadi rujukan Kompasianer agar tetap sehat di bulan Ramadan.

Apa saja jenis makanan yang pas disantap saat sahur dan berbuka puasa?

Ilustrasi: vid.alarabiya.net
Ilustrasi: vid.alarabiya.net
(Listhia H. Rahman – Mahasiswi Ilmu Gizi)

Menurutnya, makanan berkarbohidrat seperti nasi dan kentang serta berprotein seperti ayam, telur, ikan, dan daging sangat diperlukan saat santap sahur karena akan memberikan energi yang tahan lama untuk menjalani ibadah setap harinya.

Makanan berserat juga tak kalah penting. Sayur dan buah yang kaya vitamin dan mineral sebaiknya juga dikonsumsi saat sahur. Jangan lupa minumlah air putih yang banyak, boleh juga dikombinasi dengan minum susu. Setelah sahur, sebaiknya jangan tidur dan berikan waktu untuk tubuh mencerna makanan dengan baik

Saat berbuka puasa, makan dan minum sesuatu yang rasanya manis memang dianjurkan. Teh manis dingin atau hangat mungkin menjadi pilihan utama dalam berbuka puasa. Namun sebaiknya dikombinasikan juga dengan buah-buahan seperti melon, blewah, atau buah yang lainnya karena buah sangat kaya akan serat dan vitamin yang sangat dibutuhkan tubuh kita setelah seharian berpuasa. Bagaimana dengan main course? Yang jelas makanlah yang mengandung karbohidrat, tapi jangan berlebihan ya! Batasi juga makanan yang berminyak seperti gorengan. (Selengkapnya baca di sini)

Kapan waktu yang tepat untuk minum obat asam lambung saat Ramadan?

Ilustrasi: Shutterstock
Ilustrasi: Shutterstock

(Posma Siahaan – Internist)

Sebenarnya kapan sih waktu yang tepat untuk mengkonsumsi obat asam lambung saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan? Obat jenis ini sebaiknya diminum saat perut kosong (2 jam sebelum atau sesudah makan sahur). Jika diminum saat perut terisi penuh, maka efek obatnya akan berkurang. Bisa juga ditambah dengan obat Mag lain yang tidak dipengaruhi makanan, yang bersifat melapisi selaput lambung serta obat yang memperbaiki gerakan peristaltik lambung serta usus. Jadi, perhatikan kembali jarak antara waktu minum obat dengan jadwal makan sahur sehingga tidak bertabrakan dengan waktu imsak agar perut tidak bermasalah dan puasa kita tetap lancar. (Selengkapnya baca di sini)

Bagaimana mengatasi sendawa saat bepuasa?

Ilustrasi: Shutterstock
Ilustrasi: Shutterstock
(Mangatas SM Manalu - Dokter Spesialis Penyakit Dalam)

Jika kita bersendawa di siang hari saat sedang berpuasa, ini terjadi karena pola makan sahur kita yang salah. Tapi, kita bersendawa saat sahur atau berbuka puasa sebanyak 3 hingga 4 kali, itu adalah hal yang wajar dan tidak perlu dicemaskan.

Secara umum, sendawa terjadi karena kita terlalu banyak makan saat berbuka puasa, atau terlalu awal saat makan sahur. Terlalu banyak bicara saat makan, minum minuman bersoda serta merokok juga menjadi penyebab utama kita bersendawa karena perut kembung.

Oleh karena itu, hindari makanan yang banyak mengandung santan serta sayuran yang menghasilkan gas agar perut kita tidak bermasalah. Jika pola makan sahur dan berbuka kita sudah benar dan tidak berlebihan, kita akan lebih jarang bersendawa. Seperti dalam Hadist Nabi: “Makanlah sebelum engkau lapar dan berhentilah makan sebelum engkau terlalu kenyang”.

Bersendawa bisa berarti normal, bisa juga berbahaya. Jika diperlukan, konsultasikan lebih lanjut ke dokter tentang kesehatan kita dalam menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. (Selengkapnya baca di sini)

**

Pola makan, istirahat, olahraga, dan mengendalikan stres adalah kunci hidup sehat kita semua. Terutama di bulan Ramadan, pastikan gizi yang terdapat dalam menu sahur dan berbuka puasa sudah mencukupi kebutuhan kita. Jangan lupa untuk tidak makan dan minum berlebihan saat sahur dan berbuka. Semoga beberapa tips di atas bermanfaat bagi Kompasianer. Selamat menjalankan ibadah puasa! Kunjungi micrositeTHR Kompasiana (thr.kompasiana.com) untuk mendapatkan tips sehat di bulan Ramadan lainnya dalam rubrik “Sehat Bareng Pakar”.

(ARD/yud)