Mh Yulparisi
Mh Yulparisi profesional

Hanya orang biasa yang bangga menjadi orang Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Sejumlah Alasan Mengapa AC Milan Giat dalam Transfer Musim Ini

30 Juni 2017   11:49 Diperbarui: 1 Juli 2017   10:14 910 5 4
Sejumlah Alasan Mengapa AC Milan Giat dalam Transfer Musim Ini
Andre Silva resmi dibeli AC Milan. Acmilan.com

AC Milan sedang berbenah untuk menghadapi kompetisi Serie A musim 2017-2018. Dengan sokongan dana dari pemilik baru konsorsium dari Tiongkok setidaknya AC Milan telah merekrut 5 pemain baru yaitu Matteo Musacchio, Ricardo Rodrigues, Franck Kessie, Andre Silva dan Fabio Borini. Menyusul isu kepindahan Andrea Conti, Luigi Biglia, Hakan Cahlanoglu, Nicola Kalinic, Pierre Emerick Aubameyang hingga Isco. Milan memang seperti "lapar" dalam bursa transfer musim ini.

Tapi menengok kebutuhan tim untuk dapat lebih bersaing secara kompetitif, hal ini tidak bisa dihindari. Musim lalu jika ditilik lebih jauh sebelum awalnya mereka mengejutkan di awal musim dengan bersaing di papan atas, cedera pemain maupun inkonsistensi permainan dari beberapa punggawa Milan sendiri menjadi kendala hingga akhir musim.

Milan memang memiliki Donnarumma yang bermain luar biasa di bawah mistar gawang. Tapi kinerja lini pertahanan Milan yang kerap panik jika menghadapi serangan bergelombang membuat Montella bersikeras mendatangkan nama baru pendamping Romagnoli di jantung pertahanan Milan. Dan Mussachio pilihan terbaik untuk berbagi pengalaman dengan Romagnoli. Mussachio dinilai oleh pemerhati sepakbola Spanyol sebagai bek tengah terbaik kedua sepanjang musim lalu dibawah Sergio Ramos.

Permasalahan berikutnya adalah inkonsistensi permainan Mattia de Sciglio di sisi kiri. Sehingga manajemen Milan memutuskan untuk merekrut Ricardo Rodrigues dari Wolfsburg. Mantan punggawa Inter Milan itu juga dinilai memenuhi selera taktik Montella yang kerap mengeksploitasi sisi sayap. 

Montella membutuhkan bek yang sanggup menyerang dan bertahan sama baiknya. Ini pula yang menyebabkan Milan juga tertarik merekrut bek kanan muda berbakat Andrea Conti. Filosofi bermain Montella membutuhkan semua lini aktif dalam penyerangan termasuk bek sayap yang agresif dan baik dalam melepaskan umpan.

Beralih ke lini tengah. Musim lalu Milan sempat mencuatkan nama Locatelli. Namun di pertengahan musim hingga akhir, Locatelli juga dinilai inkonsisten. Lini tengah Milan musim lalu memang diakui dihuni pemain-pemain berkarakter bertahan dan pekerja keras tapi minim kreativitas. Milan hanya mengandalkan Giacomo "Jack" Bonaventura untuk membongkar pertahanan lawan dari sisi ini. 

Maka musim ini sejumlah nama dibidik seperti James Rodrigues, Isco, Hakan Cahlanoglu, Luigi Biglia hingga Luka Modric untuk menambah variasi serangan Milan dan mengatur ritme permainan. Sosok gelandang bertahan mungkin akan diberikan kepada Franck Kessie yang musim lalu bermain apik untuk Atalanta.

Montella kerap memainkan pola 4-3-3 dengan mengandalkan pemain penyerang sayap yang lincah yang sanggup bertukar posisi. Musim lalu Milan bergantung pada Suso dan Delafoue. Dengan berakhirnya masa pinjaman Delafoue, Milan bergegas mencari pemain depan yang dapat melakukan penyerangan dengan menyisir dari sisi lapangan. Perekrutan Andre Silva The Rising Star timnas Portugal adalah jawaban yang diberikan manajemen Milan. 

Bahkan permainan Silva dinilai mendekati karakter mantan bomber Milan Shevchenko yang juga kerap bergerak bebas dalam organisasi penyerangan Milan beberapa musim yang lalu. Sebuah pembelian yang juga dinilai baik karena memang dibutuhkan Milan. Selain itu Milan juga sudah mendapatkan Fabio Borini dari Sunderland. Namun Milan tidak berhenti sampai disini. Nama beberapa winger juga masih dalam bidikan. Misalnya Keita dari Lazio.

Di sentral penyerangan Milan membutuhkan striker tangguh yang sanggup berduel seorang diri ditengah kepungan bek lawan. Striker tunggal yang mampu menarik perhatian bek lawan dan juga mampu menuntaskan serangan dengan gol yang dicetaknya. Musim lalu Milan bergantung kepada dua nama yaitu Bacca dan Lapadula. Tapi performa keduanya belum memuaskan Montella yang juga mantan striker. 

Montella menginginkan striker tangguh yang walaupun bermain sendirian di depan namun bisa menghadirkan kecemasan bagi barisan pertahanan lawan. Nama Alvaro Moratta sempat mencuat namun Moratta menolak Milan. Milan kini beralih kepada striker timnas Kroasia yaitu Nicola Kalinic dan juga mantan bomber didikan Milan yakni Pierre Emerick Aubameyang. Aubameyang memang sempat menjadi pemain Milan saat usianya masih belia. Kini Aubameyang menjadi sosok striker potensial yang diinginkan banyak klub.

Dari sejumlah nama yang direkrut Milan maupun yang masih dalam bidikan Milan ada kesamaan karakter yang diinginkan Montella. Montella membutuhkan pemain yang memiliki kemampuan mengolah bola dan mendistribusikan bola dengan baik. Tipikal pemain-pemain seperti ini dibutuhkan bila pola penyerangan membutuhkan ketrampilan pemain dalam membongkar pertahanan lawan. Kemampuan dribbling dibutuhkan untuk menusuk sektor pertahanan lawan, kemampuan menjaga dan menahan bola serta kemampuan mengirimkan umpan lambung yang baik masuk dalam kriteria pemain yang diinginkan Montella.

Memang sejumlah pembelian ini tidak serta merta akan menjadikan AC Milan menjadi klub kuat secara instan. Tapi setidaknya kini Coach Vincenzo Montella kini memiliki punggawa-punggawa yang lebih baik dari sisi kemampuan untuk bersaing dan bertarung di Serie A dan Liga Europa. Apakah ini pertanda kebangkitan AC Milan?!

Forza Milan!