Giens
Giens lainnya

I like reading, thinking, and writing.

Selanjutnya

Tutup

Hiburan

Menjemput Tulisan yang "Diculik" Admin

15 Juni 2017   07:24 Diperbarui: 15 Juni 2017   07:32 268 0 0

Pepatah Jawa mengatakan "jer basuki mawa bea", setiap kemuliaan memerlukan pengorbanan. Khusus untuk kasus migrasi Kompasiana ke versi sophisticated-nya, pepatah itu bisa diartikan setiap perubahan memerlukan korban.

Sebenarnya bukan korban betulan, bukan korban fisik, hanya sedikit korban perasaan. Bentuknya hanya kekurang-enakan (hanya kurang, bukan tidak). Tulisan yang saya buat pada format baru ternyata tidak masuk ke daftar tulisan, masih ditahan. Hal ini sudah pernah terjadi pada proses migrasi tahap sebelumnya sekian bulan lalu. Hanya saja, pada periode lalu itu hanya sekitar 3 hari tulisan "diinterogasi", setelahnya dikembalikan pada penulisnya tanpa kurang suatu apa. Kali ini lebih seminggu tak juga balik ke kandang penulisnya.

Berdasarkan pengalaman, selain sabar (baca: pasif) menunggu hingga akhirnya tulisan dikembalikan ke habitat aslinya, tulisan yang diculik bisa "dijemput" dengan cara membuat tulisan baru. Dengan posting tulisan baru, tulisan yang sebelumnya diculik (biasanya) akan dikembalikan dan tulisan terbaru itu yang menggantikannya di ruang "tahanan".

Tulisan ini sekaligus saya maksudkan untuk menjemput tulisan saya sebelumnya. Semoga sesuai prediksi saya. Amin.