Humaniora

Lulusan Asal-asalan, Cerminan Tenaga Pengajar Asal-asalan?

4 Juli 2017   10:00 Diperbarui: 4 Juli 2017   10:07 96 0 0

Setiap tahun, puluhan ribu pelajar merayakan kelulusannya. Berbagai cara di lakukan para pelajar agar bisa lulus dan melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. mulai dari mengikuti les tambahan seperti bimbel dan lain-lain.

Tapi tidak jarang pula ada yang santai menunggu bantuan dan berharap agar bisa lulus. Memang tidak banyak demikian, namun kebiasaan ini harus cepat di atasi, mengatasi pelajar yang malas dengan memberikan penanaman kerja keras agar berusaha dengan kemampuannya sendiri, bukan menunggu bantuan orang lain dan menjadi lulusan asal-asalan.

Dalam hal ini, guru sebagai tenaga pendidik/pengajar harus memiliki sikap kerja keras, jujur dan mandiri, agar di ikuti atau menjadi contoh.

Banyak guru di negara ini yang memberikan bantuan kepada para pelajar yang hendak ujian kelulusan, namun guru yang menolak akan hal ini malah diam pura-pura tidak tahu, itu sama saja mendukung dan membiarkan pelajar menjadi lulusan asal-asalan, lulusan yang asal menunggu bantuan orang lain.