Agus Kusdinar
Agus Kusdinar Wiraswasta

Seni merangkai kata-kata

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Hari Pembuktian Djanur

11 Juni 2017   10:29 Diperbarui: 12 Juni 2017   15:02 261 0 0
Hari Pembuktian Djanur
056684900-1494112552-img-3280-593e4a48c8afbdf275bc1d77.jpg

Pekan ke 10 Liga 1 Go-jek Traveloka melawan Persiba Balikpapan, merupakan hari pembuktian di mana sang juru latih belakangan ini sedang dalam tekanan Bobotoh baik di Media Sosial maupun di luar Media Sosial. 

Kabar  mundurnya Djanur karena situasi memanas diakibatkan berbagai tekanan dari pihak Bobotoh sendiri karena kondisi tim yang tak kunjung ada perubahan dalam segi permainan, tetapi belum ada tanggapan resmi dari pihak Manajemen kini  Djanur harus melaksanakan kewajibannya sebagai juru latih di Persib apapun yang terjadi.

Mungkin ini kesempatan Djanur untuk membuktikan kepada publik Bobotoh bahwa beliau masih layak untuk menukangi Persib, meskipun akhirnya harus mundur sebagai juru latih Persib Bandung, karena pertandingan terakhir ini akan membuktikan kemampuannya sedemikian rupa dengan hasil yang baik, karena hasil yang baik akan menutupi luka yangmenganga dari hasil -  hasil sebelumnya.

Hasil yang kurang baik merupakan mimpi buruk bagi Kuch Djanur sendiri, karena jika akhirnya  meninggalkan Persib akan menyimpan  memory yang kurang indah di akhir cerita, sepanjang menukangi Persib yang pernah membawa Persib di Liga Indonesia tahun 2014 juga tropy lainnya.

Hari pembuktian di mana situasi memanas sudah mulai reda, dan sebagian Bobotoh mendukung Djanur untuk kembali menukangi Persib selanjutnya dengan hastag #saveDjanur,  jika hasilnya bagus mungkin akan menyimpan kesan baik apabila Kuch Djanur sendiri memutuskan untuk mundur.

Meskipun Manajemen belum memutuskan secara resmi keputusan mundurnya sang juru latih Persib ini, tapi kesempatan berpeluang besar untuk kembali sebagai juru latih di Persib, dengan Pembuktian memenangkan pertandingan yang di barengi permainan lebih baik  dari sebelumnya.


Untuk memperbaiki segalanya yang sempat memanas mungkin di pekan ke 10 ini, dengan begitu kekuatan Pelatih, Pemain di tunggu oleh Bobotoh setelah menghadapi hari - hari dengan  tensi suhu yang sempat memanas baik secara Internal maupun External.

Mengembalikan situasi kembali normal perlu ada dukungan dari  pihak Bobotoh sendiri, untuk memompa semangat tim Persib sendiri,  jika ini berhasil maka posisi Bobotoh sebagai pemain ke 12 sangat sangat dominan di perlukan meskipun dengan ragam cara mendukungnya, tetapi sebaliknya jika tidak sesuai harapan mungkin bisa terjadi sebaliknya, karena perjuangan Bobotoh di hari - hari sebelumnya untuk mengembalikan situasi yang kembali  kondusip bisa jadi mengurangi kepercayaan kepada Kuch Djanur untuk tetap berada di Tim Persib sendiri, karena pembuktian yang nyata adalah Prestasi, bukan hanya wacana saja.

Semua kejadian yang menimpa Persib sendiri yang sempat memanas, menurut saya sendiri jika Kuch Djanur menerimanya sebagai cambuk untuk lebiih baik dari sebelumnya saya optimis, Persib akan memenangkan pertandingan dengan permainan yang lebih baik dari sebelumnya, karena cambuk ini pernah terjadi kepada seorang Kim Jeffrey Kurniawan yang bisa melewati hari - hari buruk di Persib, dan akhirnya Kim bisamelewati massanya, menjadi idola Bobotoh dengan membuktikan bahwa dia bisa.

Untuk menjadi lebih baik itu tidak hanya dalam bentuk pujian, karena pujian itu tidak selalu di perlukan dan tidak baik untuk mendidik mental, apalagi jika permainan itu tidak sesuai dengan yang di harapkan, karena sering banyaknya di puji bisa jadi turunnya mental ketika seseorang melemparkan kekecewaanya dengan nada - nada kasar, berdampak buruk bagi pribadinya sendiri menjadi anti kritik, jika hal itu terjadi akan sulit intropeksi dan akan mengedepankan egonya sendiri.


“Tong ngarasa adigung mun di puji, tong ngarasa hina mun di cela, Insyaalloh  Persib bakal  Juara”