Pudji Prasetiono
Pudji Prasetiono Wiraswasta

Budaya, culture sosial dan ciri keberagaman adalah nilai. Alam terbentang dan terhampar elok sebagai anugerah Illahi. Buka mata dengan mata-mata hati. Menulis dengan intuisi.

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN

Menu Hangat Berkuah, Penyemangat Sahur Sehat

26 Mei 2018   23:45 Diperbarui: 26 Mei 2018   23:56 878
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Menu Hangat Berkuah, Penyemangat Sahur Sehat
Menu Sahur Sehat (Dok. Pri)

Karena meminum susu murni saya tidak begitu berselera, apalagi saat sahur. Oleh karena itu sebagai jalan keluar, pilihan saya cukupi dengan  sereal yang mengandung susu bergizi dalam satu kemasannya. Beda susu beda pula dengan yogurt, yang juga kandungan utamanya susu, namun yogurt sensasinya biasa disajikan dalam kemasan dingin yang menyegarkan, yang cocok untuk berbuka puasa.

Sereal memang selalu tersedia dan sengaja saya persiapkan secara khusus dengan jumlah yang cukup. Karena sereal dan susu memiliki kandungan gizi yang dibutukan oleh tubuh, dengan beberapa tambahan vitamin penting yang terkandung dalam kemasannya.

Hal tersebut untuk sekedar berjaga jaga, jikalau diperlukan, saat sahur kita sedang mleset, mleset dalam arti karena hilangnya selera, baik mood ataupun kondisi sedang capek, yang kesemuanya itu bisa menjadi faktor "peruntuh" sahur.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun